Unmasking Me

1461448_LYakobus 1:22-24 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya.

Permasalahannya adalah seringkali kita sebagai pekerja, gembala, orang-orang dengan label ‘pelayan’ Tuhan justru sangat mengenal bagaimana wajahnya di hadapan cermin firman. Banyak orang-orang yang aktif bergereja mengerti betapa buruk rupanya jika dilihat dari cermin firman. Mereka tahu bahwa tidak ada rupa Allah yang tercermin dari wajah mereka, sementara status/label pelayan Tuhan memaksa mereka untuk memiliki rupa Kristus.

Pada akhirnya orang-orang yang terpaksa ini — mereka yang jatuh bangun dalam dosa namun ingin melayani; memakai topeng rupa Kristus menurut versi mereka. Di dalam kehidupan pribadi dia adalah orang gelap, tapi di kehidupan berkomunitas, dia menjadi ‘terang’.

Banyak orang Kristen berlomba-lomba menjadi terang di tengah terang; karena sedikit saja menjadi gelap, maka orang itu akan terlihat berbeda. Sedangkan dalam kehidupan rutinitasnya, bisa jadi orang itu menjadi gelap dan nyaman tinggal dalam kegelapannya.

Topeng adalah orang yang melakukan firman bukan untuk Tuhan dan dirinya sendiri, tetapi hanya untuk dilihat orang. Topeng adalah sisi lain dirimu yg melakukan firman di depan manusia, berusaha untuk menambal luka-luka di wajahmu, membuat riasan tebal yang menutupi lukamu, namun tidak mengobatinya.

Yesus mengumpamakan orang-orang jenis ini sebagai kuburan yang dilabur putih. Indah di bagian luar, namun penuh tulang belulang di bagian dalam.

Penting bagimu untuk menyadari apakah kehidupan atau kematian yang ada di dalam hidupmu, di tengah keluargamu, gerejamu, bahkan bangsamu. Sebaik apapun mayat dirias, seharum apapun tubuhnya diminyaki, pada waktunya, aroma kematian akan tercium dari dalamnya.

Yehezkiel melakukan sesuatu untuk tulang belulang rohani yang dia lihat di tengah bangsanya. Yehezkiel bernubuat demi kebangkitan pasukan Tuhan. Yehezkiel menyampaikan firman yang diperintahkan Tuhan untuk bangsa Israel.

Pertanyaannya, apa yang sudah kamu perbuat bagi tulang belulang rohanimu? Apakah firman kehidupan yang kamu berikan sebagai pembangkit rohmu – ataukah filsafat dunia dengan segala kesesatan di dalamnya? Sudahkah kamu menyampaikan firman kehidupan bagi tulang belulang di sekelilingmu?

Bukalah semua topeng yang saat ini kamu pakai. Mulailah bernubuat kepada tulang belulang rohanimu untuk bangkit!

Related Articles

Jadilah Tenang

Terkadang, bukan badainya yang perlu dihardik. Tuhan Yesus tidak perlu berdiri di atas perahu kehidupanmu dan menenangkan badai masalahmu; tetapi kamulah yang perlu berlutut dan berseru kepada jiwamu, Tenanglah!

Love is The Powerful Magic

Jika kamu pernah menonton atau membaca kisah Sleeping Beauty (Putri Tidur), Beauty and the Beast, Pinokio, Rapunzel dan beberapa dongeng pengantar tidur lainnya, mungkin kamu akan sepakat……Kutukan atau sihir sekuat apapun dapat dipatahkan dengan ciuman cinta sejati.

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New Report

Close