Balon dan Ember

Sejak dulu, saya seringkali diajar Tuhan lewat mimpi. Salah satu mimpi yang sangat membekas adalah ketika Tuhan menunjukkan saya mimpi tentang balon dan ember.

unnamed3

Di dalam mimpi itu, Tuhan menunjukkan dua buah ember yang cukup besar; ember pertama terisi penuh dengan balon, sedangkan ember yang lain hanya terisi beberapa balon sehingga terlihat jarak antara balon yang cukup lebar.

Kemudian di dalam mimpi itu Tuhan berbicara,
“Perhatikan.”

Tiba-tiba angin yang sangat kuat berhembus meniup kedua ember itu. Saya melihat balon-balon yang berada di ember pertama masih tetap berada di dalam ember, saling berhimpitan, tidak bergeming meskipun angin kuat menerpanya. Sedangkan balon-balon yang berada di ember kedua sudah terbang keluar mengikuti angin yang meniupnya. Saya berusaha mengejar balon-balon yang terbang, tetapi sangat sulit untuk membawa balon-balon itu untuk masuk kembali ke dalam ember.

Setelah kejadian itu, Tuhan mulai berbicara kembali.
“Seluruh aspek hidupmu itu seperti balon, nak. Ember itu adalah firmanKu. Kamu perlu memasukkan seluruh aspek hidupmu ke dalam ember firmanKu, supaya ketika badai pencobaan datang, hidupmu tidak tergoyahkan, tidak menjadi kacau. Kamu tidak bisa hanya memasukkan sebagian aspek hidupmu ke dalam firmanKu, dan memegang sebagian lainnya di tanganmu. Kamu perlu memasukkan semua balon hidupmu.”

Kemudian saya pun terbangun.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Sejak mimpi itu saya menyadari betapa pentingnya meletakkan semua bagian hidup saya di atas dasar firman. Hanya ember firman yang dapat menjaga balon-balon hidup saya tetap tertata, tetapi ketika saya memutuskan menarik keluar satu saja balon hidup itu dari ember firman, maka balon-balon lain pun akan ikut terpengaruh dan sangat rentan dikacaukan oleh badai kehidupan.

Semua bergantung pada keputusanmu.

Jangan lagi mengenggam apa yang sudah kamu serahkan kepada Tuhan. Percayakan seluruh hidupmu kepadaNya. Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu dengan menyesali balon-balon hidupmu yang sudah terlanjur kacau dan terbang keluar dari ember firman.

Related Articles

Unmasking Me

Topeng adalah orang yang melakukan firman bukan untuk Tuhan dan dirinya sendiri, tetapi hanya untuk dilihat orang. Topeng adalah sisi lain dirimu yg melakukan firman di depan manusia, berusaha untuk menambal luka-luka di wajahmu, membuat riasan tebal yang menutupi lukamu, namun tidak mengobatinya.

Jadilah Tenang

Terkadang, bukan badainya yang perlu dihardik. Tuhan Yesus tidak perlu berdiri di atas perahu kehidupanmu dan menenangkan badai masalahmu; tetapi kamulah yang perlu berlutut dan berseru kepada jiwamu, Tenanglah!

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *

New Report

Close